Menulis Puisi #5 : Karam
Karam
Marhansyah Anugrah Kurniawan
Sumber : Pinterest
Kesunyian malam kembali menusuk telingaku
Hembusan angin merasuk hingga relung hatiku
Selimut kecil tak mampu menutupi bekas lukaku
Tubuh renta tak mampu menopang bebanku
Beralaskan tikar rajutan nan cantik sebagai saksi
malam ini
Ditemani seonggok surat mengikis senyum indahku
Kenangan lama kembali menyerang pikiranku
Teringat sosok pembawa kehangatan
Ku kira kita akan merajut kisah bersama
Tuk mengarungi luasnya samudra
Namun kapal itu harus karam
Merusak segala angan

Hah jadi ikut sedih ☹️
BalasHapusPusiinyaaa bagus betulll
Keren banget puisinya relate sama kondisi sekarang:(
BalasHapus